�Kita semua harus
menerima kenyataan, tapi
menerima kenyataan saja
adalah pekerjaan manusia
yang tak mampu lagi
berkembang, karena manusia
juga bisa membikin
kenyataan-kenyataan baru.
Kalau tak ada orang mau
membikin
kenyataan-kenyataan baru,
maka kemajuan sebagai kata
dan makna sepatutnya
dihapuskan dari kamus umat
manusia.� (Pramoedya
Ananta Toer, Rumah Kaca,
hal 325)